Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan

Saat Dia Datang Dan Kembali

On Senin, 29 September 2014 0 komentar

Aku slalu Berusaha melupakan semuanya
Semua hal tentang mu

Setiap detik yang kita lalui  bersama
Dan disaat kuputuskan untuk pergi


Seolah kau tahu isi hati ku

Kau datang untuk menarikku lagi ke dalam kesedihan yang kau tinggalkan
Selangkah aku pergi Dan selangkah aku mengerjarmu
Faktanya adalah aku tetap tinggal ditempatku untuk menunggumu

Apakah semua ini adalah kebodohanku yang percaya bahwa kau akan kembali
Apakah semua ini hanyalah permainnanmu yang belum kau akhiri
Sedalam itukah kau akan menyakitiku

Tidakkah kau merasa kasihan kepadaku??
Aku selalu berada dalam kebingungan yang aku buat sendiri
Saat kau datang dan pergi lagi

Saat aku muak dengan kesabaranku
Kau datang dan berkata "Aku Pasti Kembali"
Yang memaksa ku untuk tinggal di tempatku
Bisakah setidaknya kau katakan apa arti diriku untukmu?



Masa lalu?
Masa Depan?

Teman?
Atau Bukan siapa-siapa??

Agar aku tahu dimana aku berada
Dunia khayal atau nyata


Read more ...»

Membunuh Untuk Hidup

On Rabu, 26 Februari 2014 0 komentar


Menatap ke arah yang kosong
Seolah tak ada lagi jawaban di antaranya

Semua seolah telah berlalu dengan mudah
Dan tak ada satu pun yang tersisa
Hanya puing kesedihan yang menyelimuti ku saat itu

Semua mata terpejam menahan tetes air mata
Tapi seolah tak bisa di hindari
Mata ini pun mneteskan air mata yang harusnya tersimpan
Aku tak ingin melihat kesedihanku setiap hari
menagis hanyalah hal yang percuma untukku
Tapi akhirnya
Ini membuatkku menangis
Aku merasa sendirian
di dalam kehampaan dan kekosongan
Tak ada satupun yang melihat perduli ataupun percaya padaku
Mereka menghembuskan ku
Di saat aku tak dibutuhkan
Menjatuhkan ku dan mengangkat mereka
Semua seolah tak tertahan dan menyakitkan

Hanya satu yang aku sadari
Betapa kejamnya mereka
Membunuh untuk hidup
Read more ...»

Bersama Angin

On Selasa, 25 Februari 2014 0 komentar


Angin akan membawa ku pergi hari ini
Tak mungkin untukku menghindarinya 
 Karna itulah yang dia inginkan
Dia membiarkan ku terhapus oleh angin

Angin membawaku ke tempat dimana aku slalu melihatnya bersama dinginnya angin
Dia mengusirnya dengan hembusan itu dan pergi
yah. Mungkin dengan itu dia dapat melupakanku
Dengan tak melihatkan ku
dan membiarkan ku dicuri angin


Tapi semudah itukah untuknya 
Menghapus semuanya
Menghapus kenangan yang bahkan tak mau pergi dariku
Aku telah Disakiti
Hembusan angin telah melukaiku
Tapi kenapa aku tak bisa membencinya

Bahkan aku tak pernah bisa menghapus bayangannya

Aku akan biarkan angin bersamaku
Walalupun itu dapat menyakitiku
aku akan merasa tersakiti dan mengerti
bahwa sakit itu adalah dirinya
Semaunya akan lebih baik jika dian tetap bersamaku.
Rasa sakit itu adalah kenangan terindahku 

Yang tak akan ku biarkan angin membawanya pergi.

Read more ...»

TANGISKU

On Senin, 17 Februari 2014 0 komentar

MENANGIS...
 

Aku slalu menagis di hadapanmu.
Aku menagis bukan karna aku lemah atau memohon belas kasih darimu
Aku mensngis karna aku sudah tak sanggup lagi menahan semua rasa sakit yang kau beri

Terkadang menangis adalah media untuk wanita mengurangi rasa sakitnya
Menangis bukanlah kekurangan kami
Melainkan kekuatan kami
Kami menagis karna kami punya hati yang lebih lembut dari kalian
Kami akan lebih baik hanya dengan menangis.

Setiap tetes air mata ini adalah rasa sakit yang kau beri
Dan kami coba untuk melepas rasa sakit itu
Sebanyak air mata ini menetes, sebanyak itulah kamu menyakiti
Seandainya kamu tau dan dapat merasakan rasa sakit yang kamu beri.
Mungkin aku akan tersenyum dan mengatakan
"Itulaah yang kami rasakan"
Kami selalu saja menangis hanya buat kalian.
Mulai sekarang sebanyak apa air mata ini menetes
Maka sebanyak itulah do'a kami untuk kalian yang telah menyakiti
Semua akan berbalik suatu saat nanti
Dan mungkin kamu akan merasakan yang lebih sakit dari ini
Allah akan melundingi kami yang di anggap lemah
.
Read more ...»

Puisi (Bersama Hujan)

On Jumat, 14 Februari 2014 0 komentar

Biar Hujan Yang Menggambarkan aku.


Saat kau menghilang.
Seolah hujan menghampiri hidupku
Saat dimana aku sendiri, bahkan tanpa bayanganmu
Yah,, Ku sadar kau telah menyakitiku

Beribu rintik hujan Malam itu.
Sebanyak itulah aku menangis
Karna sebanyak itulah kau menyakitiku
Wajah dingin mu selalu teringat saat kau meninggalkanku
Dingin nya hujan slalu mengingatkanku.
Pada sikap mu yang berubah
Membeku sedingi hujan malam itu.

Tanpa kalimat kau mengatakan akan pergi
Hanya dengan sepatah kata
Kau mencampakkanku sesuka hatimu
"PUTUS" kata yang telah menyakitiku

Kamu seolah hujan dalam hidupku
Slalu datang dan pergi lagi.
Memberiku kesejukkan dalam kedinginan
Memberi ku nyanyian dan ketakutan
Memberiku kenangan dan kebencian

Seolah benar memang kau menyakitkan.
Tapi hujan akan tetap dibutuhkan
Yah,,,
Aku membenci dan mencintaimu.
Read more ...»

Puisi (Menunggu Mu)

On Kamis, 13 Februari 2014 0 komentar

Semenjak semuanya terjadi.
Waktu ku seolah berhenti.
Aku merasa Hidup dalam Mati 
Dan Mati dalam Hidup.
Semua yang ku tatap terasa datar dan dingin

Hanya satu yang ku sesali
Yaitu, perasaanku terhadapmu.
Perasaan yang tak mau pergi.
Yang menyebabkan musim dingin di hati ku

Aku seolah ketakutan pada rasa itu
Aku takut akan tenggelam dalam rasa yang tak bisa terhapus
Sebuah rasa yang kau berikan dan tak bisa ku hentikan
Saat ini,,,
Aku terus mencari dan mencari , jalan menuju musim semi
Dimana musim berganti dan aku bisa melupakanmu

Tapi kenyataan yang harus ku terima adalah, Musim semi tak pernah datang untukku
Hingga ku tahu satu hal.
Ada dua hal agar musim dapat berubah
Dapat melupakan mu
Atau dapat kembali bersamamu.

Diantara kedua pilihan.
Aku bahkan tak tahu mana yang harus ku pilih
Karna faktanya.
Aku tak bisa pergi ataupun kembali pada mu
Yang ku bisa hanyalah..
MENUNGGU MU

Read more ...»

CERITA KENANGAN

On Rabu, 12 Februari 2014 1 komentar


Aku masih mengingat linangan air mata itu
Saat hidupku terasa gelap gulita
Tak ada seorang pun menemaniku
Aku terus saja menangis tanpa arah sendirian
Aku merasa sendiri di dalam keramaian
Tak ada jalan, rumah ataupun persinggahan

Namun titik itu ku lihat terang
Cahaya bersinar disana
Tempat dimana aku akhirnya dapat berhenti
Berhenti dalam gunda dan tangisku
Berhenti dalam sedih ku
Melihat harapan baru dalam sebuah kebahagiaan

Mereka datang dengan senyuman
Mereka datang mengulurkan tangan
Menarikku dari sebuah kegelapan
Mereka adalah gurdian angel untukku
Malaikat yang menyelamatkanku dari kehampaan
Itu yang yang ku sebut SAHABAT

Sahabat yang menjadi rumah terakhirku
Di dalam duka ataupun suka
Sahabat yang menjadi semangat hidupku
Lentera dalam kehidupankku
Sahabat yang menjadi senyumkku
Di dalam kesedihanku
Yang melebihi Keindahan kenangan yang kumiliki
Ini bukan kenangan, melainkan cerita hidup ku

Read more ...»

Puisi (Kesempurnaan Itu)

On Senin, 10 Februari 2014 2 komentar

Lengkap.
Satu hal yang ku rasakan saat aku bersamamu.
Aku slalu melihat cahaya .
Cahaya yang slalu menghapus semua sedih dan gundaku.
Cahaya yang slalu bersinar di sisi ini.
Cahaya yang kau pancarkan tulus dari hatimu.
Melalui sorotan indah itu



Aku memang tak sempurna.
Segala sisi gelap ada di diriku
Saat itulah kamu datang dengan sinar itu.
Yah,, aku sempurna dimatamu.


Seolah semua terlalu berharga di mataku

Sampai aku bahkan tak bisa melihat kekurangan itu
Kekurangan yang telah kau tutupi
Kebodohan yang seharusnya ku sadari
Kekurangan yang tak kulihat dalam diri ini
Hingga aku dibutakan oleh mu.
Kau menyebutku sempurna.
Yah,, hanya aku yang sempurna.

Kau membuatku percaya atas kebohongan itu.

Tanpa berfikir aku masuk ke dalam perengkapmu.
Kau berkata aku sempurna.
Sempurna, itu juga yang kau katakan pada wanita lain.

Yah,,, kau memang sempurna
Sempurnah dalam hal berbicara.
Untukmu semua hanyalah kata-kata.
Tak ada kebenaran di dalam nya
Read more ...»

PUISI (Bahagia Dalam Kesedianku)

On Minggu, 02 Februari 2014 1 komentar

Kesendirian adalah seni kehidupan yang sering kali kita benci.
Saat aku melihat cermin ini
Tersirat sebuah kata. Bahwa ini menyakitkan.
Aku yang tak perah mengerti .
Tentang belenggu yang ada diriku.
Semua ini seolah mengikatku
 Mereka tak pernah tahu betapa menyakitkannya ini
Mereka memaksa ku untuk hidup dalam kesepian ini
 Tanpa tahu bagaimana jadi aku.
Kesendirian dan belenngu ini terasa Pahit untukku
 Tapi itulah satu-satunya teman dalam hidupku.

Tertawa saat aku menangis 
Dan tersenyum saat aku bersedih
Semua seolah sandiwara yang kuperankan agar mereka bahagia
Aku yang berkata bahwa aku baik-baik saja
Dan berharap semua akan berubah

 Waktu yang selalu menemani ku menunggu semuanya berubah 
Hingga terasa lelah dan tak mungkin untukku
Inginku marah dan mengubah semuanya
 Tapi takut ku rasa.

Hingga akhirnya Aku mengerti
Bahwa dibalik kesedihan ini
Ada kebahagian kecil dari orang tuaku
Bahagia karna aku menjadi apa yang mereka mau
Tanpa tahu kesedianku
Ini akhirnya 
Biarlah begini asal mereka bahagia
Karna inilah yang aku bisa.
Read more ...»

Dia Dia Dia (Sok-Sok Puitis)

On Selasa, 07 Januari 2014 0 komentar

SEMUA TENTANG DIA DIA DIA DAN DIA LAGI

Have you ever liked someone sincerely?
You head and mind are full of that person
If he laugh, You laugh
And when he cries, You get teary.
Just being by his side makes your life feel complete.
And you feel safe
Prince mogu mogu is that kind of person to me.

               

        Ntah mengapa aku begini?
        Ntah kapan juga ini di mulai?
        Semua seolah berubah tanpa ku sadari
        Aku, Rasaku, dan Ego ku
        Seolah dia telah menghipnotis diriku
        Pandangan dan hayal ini seolah hanya dia
        Dia dia dan dia lagi.
        Hanya dengan melihat nya Aku merasa lebih baik
        Saat dia tersenyum, bahagia akan muncul disini
        Aku yang bahkan tak bisa membenci nya saat dia menyakiti ku
        Semua nya slalu tertuju pada nya

                 
Ya, aku sadari semua rasaku yang hanya milik nya
Di saat itulah aku jga harus menerima bahwa dia bukan milikku
Saat itulah aku sadar bahwa orang yang mengubah ku telah pergi
Pergi dengan perasaan ku, dengan luka yang di beri oleh nya
Luka yang sangat pedih rasanya
tapi masih saja rasa itu masih miliknya.
Hanya milik dia dia dan dia

Ini semua karna salahku
Salah ku yang terlalu percaya padanya.
Dia yang mengajariku untuk mencintainya
Dia juga yang membuat ku merasakan kecewa
Tapi mengapa deraian air mataku masih tak bisa menghapus mu


                            
Read more ...»

Kata-Kata KU ( Sok - Sok Puitis )

On 0 komentar

     Saat dia mulai beralasan tentang hal yang aku tidak tau....,,,,

  Saat aku mulai mengerti kenapa kita bersama

  Kamu malah membuat ku mulai bertanya lagi
  Ada apa dengan kita..?
  Kamu seolah mencari mencari dan mencari alasan untuk pergi,
  Setiap saat kamu menyebutkan alasan itu satu per satu.
 Aku semakin tak mengerti dengan semua ini,?
  Alasan yang kamu akhiri dengan sebuah keputusan.
  Keputusan yang aku juga tak mengerti
  Saat dia mengatakan.
  "KITA TAK MUNGKIN BERSAMA LAGI"





Aku tak tau dengan keputusan itu..??
Aku tak tau aku harus menjawab apa..??
Saat dia mulai melontarkan kata-kata itu pada ku
Hingga akhirnya semua harus berakhir, tanpa sebab yang pasti.
Saat semua sirna begitu saja di hadapanku.
Saat semua yang di lalaui terasa percuma.
Hingga membuat penyesalan di sini



      Pesan
Saat orang yang kamu anggap spesial mulai bertindak seperti itu maka dia mungkin sudah bosan dengan anda. Saat dia menemukan orang lain, tetapi tak ada masalah yang pasti untuk di jadikan sebuah alasan. Maka saat itulah dia mulai mencari alasan itu. Saat dia merasa cintanya sudah "KADARLUARSA"

Read more ...»